Apakah Benar Fitnah Bahwasanya Ary Ginanjar Agustian Sesat?

Ary Ginanjar Agustian Sesat 33

Betulkah Ary Ginanjar Agustian Sesat? Pertanyaan tersebut sesungguhnya sudah lama terjawab dan alim ulama di Indonesia menyatakan bahwa pendiri ESQ 165 ini tak sesat. Hal ini karena ajaran ESQ milik Ary Ginanjar Agustian tidaklah bertentangan dengan ajaran-ajaran Islam. Malahan konsep Emotional Spiritual Quotient yang dikemas dalam Pelatihan ESQ yang fenomenal akan menambah kedekatan seseorang bukan hanya dengan Allah, tetapi juga mengenal diri sendiri secara fitrah.

Dalam konsep ESQ seratus enam puluh lima juga di kenal dengan ajaran tujuh Budi Utama. Ajaran juga sungguh krusial untuk diterapkan dalam kehidupan pribadi sehari-hari. Apa tersebut tujuh budi utama? Kenapa 7 budi utama penting untuk dipelajari?

Kawan seluruh, 92% dari warga Amerika menyatakan bahwa mereka percaya pada Tuhan. Ini merupakan hasil riset yang dilakukan Gallup pada tahun 2011, yang dikutip oleh Vieten et al (2013) dalam jurnal Psychology of Religion and Spirituality yang berjudul Spiritual and Religious Competencies for Psychologists .

Pargament (2007 dalam Vieten, 2013) mendefinisikan Keimanan (spiritualitas) sebagai “Perjalanan yang diambil seseorang dalam upaya untuk menemukan esensi diri mereka dan menyadari kehendak Yang Maha Kuasa (higher order aspirations).

Perjalanan keimanan ini, dilakukan secara penuh kesadaran. Sebab membutuhkan struktur dalam hidup mereka, menyatakan bahwa manusia mencari Tuhan Pelaksanaan Ibadah, Aturan Agama, dan unsur spiritualitas dan religiusitas lainnya, memenuhi kebutuhan manusia akan keteraturan. Hal ini sejalan dengan temuan Prof Justin L Barrett (2015) yang menyatakan bahwa otak manusia selalu mencari pola-pola dan bekerja dengan sistem yang penuh keteraturan.

Hal inilah yang mendasari temuan Ary Ginanjar akan Spiritual Core Values yang saat ini disebut 7 Budi Utama. Spiritual Core Values ini memberikan keteraturan yang dibutuhkan manusia dalam hidup, dan menghasilkan kesuksesan paripurna bila dipraktekkan. Dalam bidang apapun kita berkiprah. Ke tujuh Spiritual Core Values tersebut dikenal sebagai :
a. Jujur, adalah wujud pengabdian manusia kepada karakteristik Allah, Al-Mukmin.
b. Tanggung Jawab, dikenal sebagai wujud pengabdian manusia kepada sifat Allah, Al-Wakiil.
c. Disiplin, merupakan wujud pengabdian manusia kepada sifat Allah, Al Matiin.
d. Kerjasama, merupakan wujud pengabdian manusia kepada sifat Allah, Al-Jami‟.
e. Adil, dikenal sebagai wujud pengabdian manusia kepada sifat Allah, Al „Adl.
f. Visioner, adalah wujud pengabdian manusia kepada sifat Allah, Al Aakhir.
g. Peduli, merupakan wujud pengabdian manusia kepada karakteristik Allah, As Sami‟ dan Al Bashir.

Ketujuh karakteristik inilah yang harus dijadikan values atau nilai, dimana bakal memberikan makna atau nilai bagi yang melaksanakannya, disamping nilai-nilai lainnya yang berjumlah 99 sebagai sumber pengabdian.

Beriman pada Allah SWT, tak cuma berhenti di tataran lisan. Setelah bersyahadat, seorang manusia harus mendalami sembilan puluh sembilan sifat Allah SWT ini, dan menjalankan tujuh sifat utama diatas, untuk memperoleh kehidupan yang terbaik di dunia dan akhirat. Itulah yang diajarkan oleh Ary Ginanjar dan menjadi semangat dalam semua aplikasi ESQ yang tercipta.

Kembali kepada pertanyaan dalam judul artikel ini, betulkah Ary Ginanjar Agustian Sesat? Jawabannya tentunya saja tidak sangat sama. Wallahualam..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *